Ralat

Tiada Sonne yang tak retak, demikian saya tulis dalam salah satu bab di buku ini. Kenyataannya memang buku ini tidak lepas dari kesalahan. Beberapa kesalahan yang diketahui sampai saat ini adalah:

Kesalahan eja

Ada cukup banyak kesalahan eja di buku ini akibat keteledoran penulis dan penyunting. Daftar kesalahan dan koreksinya bisa diunduh di sini. Koreksi ini disampaikan oleh Zulfa Sakhiyya, seorang pembaca di Melbourne, Australia dan Berlina Rasjid, pembaca di Bogor.

Kesalahan prinsip ilmiah

Salah satu kesalahan terkait informasi ilmiah yang ditemukan pada buku ini adalah perihal proyeksi peta (halaman 248). Dalam buku itu tertulis bahwa perhitungan zona UTM dimulai dari bujur nol derajat ke barat. Seharusnya perhitungan zona UTM dimulai dari 180 derajat bujur barat ke arah timur. Dengan adanya kesalahan ini informasi di paragraf 3 halaman 248 pun perlu dikoreksi. Terima kasih disampaikan pada Febri Iswanto, alumni Teknik Geodesi UGM. Secara keseluruhan, paragraf 3 pada halaman 248 seharusnya menjadi:

“Perhitungan dimulai dari 180 derajat bujur barat ke arah timur. Garis 180 derajat bujur barat hingga 174 derajat bujur barat adalah zone 1, bujur 174 derajat hingga 168 derajat adalah zone 2 dan seterusnya sehingga jika dilanjutkan akan terbentuk 60 zone. Wallaby Plateau berada di sekitar 112 derajat bujur timur artinya berada pada 180 + 112 alias 292 derajat dari titik mulai perhitungan zona UTM. Jika 292 dibagi 6 maka hasilnya adalah 48,6 yang artinya zone ke 49. Karena Wallaby Plateau berada di belahan bumi selatan atau di selatan katulistiwa maka dia termasuk zone selatan alias south. Itulah sebabnya Wallaby Plateau ada pada zone UTM 49S.”

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply